ibarat sahaya

by R.Larasati

ibarat sahaya , dia rajanya . cuma sahaya yang pantes di salahin klo raja punya masalah. cuma sahaya yang pantes nerima derita saat raja di buat kesal! cuma sahaya yang pantes jadi tumbal kemarahan raja saat semua orang membuat raja marah! itu guna sahaya di deket raja! ga lebih dari sekedar budak yang selalu dikorbanin buat ngedapetin sesuatu . bahkan ga lebih dari sekedar boneka yang ada saat raja ingin main  dan dibuang saat raja lagi bosan.

dan sekarang , sahaya ini cuma bisa meratapi nasibnya sendiri . nasib menjadi seorang sahaya . yang ga pernah berdaya melawan raja . menerima semua perlakuan raja dan menahan sakitnya sendiri . itu guna sahaya, itu yang selalu raja bilang .  sahaya akan tetap menjadi sahaya, sampai dimana sahaya bisa terus menjadi sahaya dengan semua perlakuan buruk raja? mungkin akan menjadi sebentar lagi .. sahaya ini sudah sangat bosan dengan kehidupannya . selalu ada saat raja butuhkan, selalu ada saat raja ingin di dengarkan, bahkan selalu ada saat raja sudah tidak membutuhkannya . semoga sahaya ini dapat menemukan kebahagiaaanya , walau hanya menjadi seorang sahay. ga perlu menjadi raja buat bahagia. semoga …