Efisiensi Penggunaan Radiasi Surya

by R.Larasati

fAPAR adalah fraksi PAR yang diserap oleh kanopi tanaman (Landsberg   1986 dalam Yuan et al.   2007). Dalam  proses fisiologis, terdapat  parameter yang disebut dengan fAPAR. Parameter ini adalah fraksi antara APAR dan PAR. fAPAR memiliki hubungan linear dengan nilai NDVI (tabel 3). Tipe vegetasi dan kondisi iklim dapat mempengaruhi kelerengan dari hubungan linear antara fAPAR dan NDVI. (Sugiarto  2005 dalam Imanda  2010).

Secara umum fAPAR bisa didapatkan dari data penginderaan jauh, karena adanya hubungan antara radiasi matahari yang diserap dengan spektral indeks vegetasi satelit (Myneni and Williams  1994 dalam Yuan et al.   2007). Hubungan ini ditunjukkan oleh hukum Beers yang menyatakan bahwa penyerapan cahaya sebagai faktor indeks luas daun (Running et al.  2004 dalam Yuan et al.   2007). Hubungan linier antara NDVI dan fAPAR akan menjadi sangat berguna untuk mengatasi variabilitas spasial dan temporal dalam pendugaan GPP menggunakan model efisiensi penggunaan radiasi matahari (Yuan et al.  2007).

Persamaan fAPAR dalam berbagai penelitian.

Persamaan fAPAR

Sumber

fAPAR = 1.24 NDVI – 0.168 Myneni and Williams (1994)  dalam Yuan et al. (2007)
fAPAR = 0.95x(1–Exp(-kxLAI))

 

 

LAI   = 12.74 NDVI+ 1.34

Ruimy et al.  (1999) dalam Yuan et al.  (2007)

 

Ibrahim (2001) dalam June (2006)

fAPAR = 1.075 NDVI – 0.08  

Ochi dan Shibasaki (1999) dalam June et al. (2006)

fAPAR = 1.62 NDVI – 0.04  

June (2004) dalam Supeni (2006)

fAPAR = 1.67 NDVI – 0.08  

June (2004) dalam Supeni (2006)

fAPAR = -0.025 + 1.25 NDVI  

Ruimy et al.  (1994) dalam Churniawan  (2008)

fAPAR = -0.31 + 1.9 NDVI  

Dye and Hooda (1996) dalam Churniawan  (2008)

 

DAFTAR PUSTAKA

Yuan W. et al.  2007.  Deriving A Light Use Efficiency Model From Eddy Covariance flux Data For Predicting Daily Gross Primary Production Across Biomes.  Agricultural and Forest Meteorology 143 (2007) 189–207.

Imanda ID.  2010.  Spatial Distribution Of Net Primary Production (Npp) Using Modis Data And Correlation With Climate Variability [tesis].  Bogor: FMIPA-IPB.