Perjalanan masa lalu saya bagian kedua : Masa – masa di Kostan pertama

by R.Larasati

[jalan babakan raya (bara)]

bara tempat makan, nongkrong, ngenet, janjian,

nunggu angkot jurusan kampus dalam, tempat beli

krudung, buku, cemilan, bantal, baju, sampai ember

[angkot kampus dalam]

angkot yang khusus masuk ke jalan babakan raya,

angkot mahasiswa IPB, jurusannya : terminal laladon,

terminal bubulak, bara, bateng, balio, pangkalan angkot,

sampai jembatan di belakang IPB

[jalan babakan raya 3]

disinilah jalan yang selama 2 tahun setelah keluar

dari asrama putri saya tapaki, jalan masuk kostan

pertama saya.

[gerbang depan kostan pertama]

Wisma Bintang begitu namakostan pertama saya,

ini gerbang depannya.

[jalan masuk kostan]

[teras depan wisma bintang]

disini biasanya tamu memarkirkan motor, sampai

berdiri menunggu klo kursi penuh😀

[jendela kamar kostan]

inilah jendela kamar kostan yang selama 2 tahun

saya tinggali.

Wisma bintang . kostan yang tidak bisa dibilang mewah, karena bukan hanya gelap, lembab, tapi juga jamur yang setiap sebulan sekali [jika tidak malas] saya bersihkan dari lemari, namun banyak menyimpan cerita senang, sedih, kecewa, marah, segala emosi pernah saya rasakan disini. awal dikostan saya tinggal berdua dengan teman se asrama saya dari padang Febriastuti, namun di tahun kedua dia pindah dan saya tetap tinggal disini. kamar berwarna hijau, berhordeng hijau, dengan satu lemari, sati meja, satu bangku, satu tempat tidur dengan dua kasur, saya tinggal disini. kamar yang menjadi saksi disaat saya bahagia sampai terpuruk, kamar tempat saya menunggu, kamar tempat saya belajar, kamar tempat saya menangis. hah .. meski selalu berantakan, selalu berjamur, selalu dibilang kumuh, kamar dan kostan ini menyimpan kenangan masa lalu saya, banyak kenangan masa lalu yang saya buat di kostan ini. tidak akan terlupakan .